Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Nila Merah Bangkok di Kolam Air Deras
Budidaya ikan nila merah bangkok dapat dilakukan dengan berbagai cara. Seperti memanfaatkan air mengalir untuk membuat kolam air deras atau dikenal dengan budidaya ikan kolam air deras.
Kolam air deras baik untuk budidaya sebab memanfaatkan aliran air untuk resirkulasi secara otomatis sehingga bisa dipastikan kualitas air tetap terjaga. Maka dari itu pemilihan sumber air perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak memilih dari sumber yang tercemar.
Budidaya ikan meliputi pembesaran dan pembenihan. Pembesaran ikan nila bangkok dapat dilakukan pada kolam air deras. Jangka waktu pemeliharaan adalah 3-4 bulan dengan ukuran ikan rata-rata yang dipanen adalah 350 gram/ekor.
Ikan nila merah bangkok dipilih sebab memiliki nilai ekonomis baik. Ukurannya yang besar menjadi kelebihan. Ikan ini kadang dijadikan pengganti ikan kakap merah. Oleh karena itu penting untuk mengenal ikan nila merah bangkok yang memiliki prospek bisnis menjanjikan.
Tahapan Budidaya Ikan Nila Merah Bangkok di Kolam Air Deras
Sebelum memulai kegiatan budidaya terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Yaitu pemilihan lokasi, pengadaan sarana, teknik pembesaran, dan panen.
Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi yang tepat harus memenuhi beberapa faktor yaitu faktor teknis, ekonomis, keamanan, sosial dan estetika.
Lokasi yang dipilih harus dekat dengan sumber air yang memadai. Sebaiknya pilih sumber aliran air yang bebas dari pencemaran. Tips memilih adalah usahakan untuk menghindari aliran air yang berasal dari pemukiman.
Secara teknis maka lokasi budidaya harus mudah dijangkau oleh alat transportasi sehingga pengelolaan usaha dapat dilakukan dengan baik.
Pastikan lokasi yang digunakan bebas dari kemungkinan banjir atau luapan air berlebih. Jika tidak maka siap-siap menanggung rugi jika musih penghujan tiba.
Selain itu kualitas tanah lokasi kolam juga mendukung pembuatan kolam. Sebaiknya tanah yang digunakan tidak mudah dilalui air, bersifat liat. Perhatikan juga kemiringan tanah.
Perhatikan lokasi apakah tidak akan terpengaruh oleh keadaan lingkungan. Misalnya bebas dari area longsor.
Kriteria ekonomis yaitu pastikan lokasi ini gampang diakses sebab hal ini akan mengurangi biaya akomodasi, transportasi dan lain-lain.
Bayangkan saja jika lokasi sulit dijangkau maka sulit pula untuk melakukan pengadaan sarana dan prasarana kedepannya.
Kriteria sosial yaitu pastikan kegiatan budidaya ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar. Karena hal ini akan berkaitan langsung dengan faktor keamanan.
Jika saja ada penolakan dari masyarakat akan berbahaya jika ada yang berniat jahat menebar racun ikan pada aliran air yang bisa membunuh ikan peliharaan.
Untuk kriteria estetis yaitu pemilihan lokasi harus dirasa nyaman. Sehingga pemilihan lokasi dengan memperhatikan kondisi lahan sangat patutu dilakukan. Faktor estetika selain menciptakan rasa nyaman juga membantu mepermudah kegiatan.
Pengadaan Saranan Budidaya Kolam Air Deras
Konstruksi wadah dalam budidaya air deras selalu menggunakan kolam beton. Sebab kolam ini dianggap paling aman dan sulit tergerus oleh air, begitupun dengan jangka waktu pemakaiannya.
Ukuran lokasi untuk kolam air deras yang ideal adalah berkisar antara 100 - 200 meter persegi. Namun bisa pula memanfaatkan dengan dimensi (6x2,5x1) m atau (8x3x1,5) m. Kedalaman air untuk kolam air deras sebaiknya berkisar 1-1,5 meter.
Biasanya kolam air deras menggunakan rancangan khusus. Konstruksi wadah harus dipastikan mampu menahan debit air dalam jumlah besar. Desain kolam air deras cukup beragam meliputi bentuk bulat, oval, segitiga, segi empat dan segi enam.
Untuk memudahkan pada saat pengeringan kolam maka dasar kolam dibuat agak miring.
Jangan lupa untuk membuat bak penampuangan yang telah diberi filter. Bak penampungan sebaiknya memiliki kapasitas lebih dari pada kolam yang pemeliharaan.
Kolam penampungan dapat berperan sebagai penampungan air sementara ketika terjadi gangguan teknis pada sumber aliran air utama.
Pada bak penampungan jangan lupa diberi filter pada saluran pemasukan agar kotoran yang ikut terbawa pada aliran air tidak masuk ke dalam kolam.
Biasanya air yang masuk pada kolam pemeliharaan selalu keruh. maka perlu dilakukan pengendapan. Disepanjang saluran dapat diberi bagian pengendapan yang dibuat menyerupai sekat-sekat dengan bentuk zig zag.
Dengan ini akan membantu dalam mengendapkan kotoran sebelum menuju ke kolam pemeliharaan.
Persiapan Kolam Budidaya Air Deras
Sebelum digunakan kolam perlu dilakukan persiapan. Caranya adalah melakukan pengeringan selama 1-3 hari atau sesuai dengan kondisi. Tujuan pengeringan adalah untuk memutus rantai penyebaran penyakit.
Dapat pula dilakukan pemberian kaliaum pemangat sebagai desinfektan dengan dosis 2 gram/m kubik selama 2-3 hari.
Teknik Pembesaran Ikan Nila Merah Bangkok
Pembesaran ikan pada kolam air deras memang membutuhkan banyak modal. Mulai dari pembuatan konstruksi kolam yang semuanya berasal dari beton dengan model khusu pula.
Selain itu aliran air pada kolam membuat sumber pakan utama yang bisa diberikan hanyalah pellet saja.
Padat tebar ikan nila adalah 100-200 ekor/m kubik dengan benih yang digunakan berbobot 20-30 gram/ekor. Penggunaan padat tebar ini dianggap paling efektif untuk menghasilkan ikan nila dengan waktu pemeliharaan yang diperlukan.
Laju pertumbuhan antara padat tebar sangat berpengaruh. Semakin tinggi padat tebar makan konsumsi pakan juga semakin besar. namun laju pertumbuhannya tidak secepat pada pemeliharaan dengan padat tebar 100 ekor/meter kubik.
Sudah barang pasti benih yang digunakan harus berkualitas agar kegiatan budidaya kedepannya tidak terganggu. Ikan yang baik pastinya memiliki nilai FCR dan Efisiensi pakan yang baik. Begitu pun dengan laju pertumbuhannya.
Tentunya persiapan kolam berbeda beda, antar jenis kolam yang digunakan. Jika menerapkan cara tradisional biasanya masih menggunakan kolam tanah. Tahapan persiapan kolam tanah dapat dilihat pada artikel ini.
Pemberian Pakan
Kebutuhan pakan selama pemeliharaan selalu disesuaikan dengan bobot tubuh ikan atau dikenal biomassa. Artinya semakin besar ikan maka semakin banyak pula jumlah pakan yang dibutuhkan.
Pemberian pakan umumnya mengikuti persentase penggunaan pakan berdasarkan bobot biomassa. Anatara benih dan ikan dewasa memiliki perbedaan persentase pemberian pakan.
Mengapa ?
Hal ini disesuaikan dengan perkiraan kemampuan ikan dalam memanfaatkan pakan untuk pemenuhan kebutuhannya.
Apa saja kebutuhan ikan mengonsumsi pakan ?
Diantaranya adalah kebutuhan respirasi, metabolisme tubuh, reproduksi dan sisanya adalah baru digunakan untuk pertumbuhan.
Panen Ikan Nila Merah bangkok di Kolam Air Deras
Pada dasarnya mekanisme panen sama antara metode budidaya yang diterapkan. Panen dilakukan dengan mengurangi air kemudian memanen dengan menggunakan jaring atau seser.
Panen harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati. jangan sampai ikan terluka akibat peralatan panen maupun akibat terlalu lama bergesekan dalam kolam yang minim air.
Jika terlalu lama ikan juga bisa stress sehingga pada saat pemberokan ikan mudah mengalami kematian. Begitu pun pada saat dilakukan pengangkutan.
Kelebihan Budidaya Ikan Nila Bangkok Kolam Air Deras
Sebenarnya salah satu basic kita memilih metode kolam air deras adalah karena keunggulan yang ditawarkan.
Mengenal budidaya ikan kolam air deras, serta kelebihan dan kekurangannya sangat penting. Agar ketika kegiatan dimulai anda sudah tahu seperti apa resiko kedepannya.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai metode ini serta kelebihan dan kekurangan silahkan mengunjungi link berikut : Budidaya kolam air deras, kelebihan dan kekurangan.
Komentar
Posting Komentar